Halo sahabat selamat datang di website anaksgm.best, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Dari banyaknya urutan penggunaan skincare, salah satu yang mungkin paling membingungkan adalah menentukan apakah Anda harus memakai moisturizer atau sunscreen terlebih dulu. Kedua produk ini memiliki fungsi yang berbeda, dan urutan yang keliru dapat memengaruhi keampuhannya.

Lantas, mana yang sebaiknya Anda gunakan lebih dahulu?

Ketahui dahulu fungsi moisturizer dan sunscreen

moisturizer dulu atau sunscreen

Meski kulit wajah menyerap keduanya dengan cara yang sama, moisturizer dan sunscreen memiliki efek yang berbeda terhadap kulit. Guna menentukan apakah Anda harus memakai moisturizer dulu atau sunscreen, coba kenali fungsinya berikut ini:

1. Fungsi moisturizer

Moisturizer berfungsi menjaga kelembapan kulit dan memperbaiki teksturnya. Produk ini biasanya mengandung humektan seperti gliserin, asam laktat, atau urea. Humektan adalah bahan yang dapat menarik air ke dalam kulit sehingga kulit wajah tetap lembap.

Kebanyakan moisturizer juga mengandung emolien berupa minyak nabati dan lanolin yang mampu melembutkan kulit. Kombinasi humektan dan emolien tidak hanya membuat wajah terasa lembap, tapi juga halus dan kenyal dengan tekstur yang merata.

2. Fungsi sunscreen

Bila Anda bingung perlu memakai moisturizer dulu atau sunscreen, hal ini mungkin bisa menjadi petunjuknya. Melansir Skin Cancer Foundation, fungsi utama sunscreen adalah melindungi kulit dari sinar UV yang bisa menyebabkan sunburn, penuaan dini, bahkan kanker.

Saat membeli sunscreen, pilihlah sunscreen dengan SPF 30 atau 50 untuk memperoleh perlindungan maksimal. Sunscreen sebaiknya digunakan kembali setiap 2 jam, terutama setelah Anda berkeringat, berenang, atau mencuci muka.

Jadi, sebaiknya memakai moisturizer dulu atau sunscreen?

pakai sunscreen di rumah

Urutan penggunaan skincare memang membingungkan karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun, Dr. Melda Isaac, dokter spesialis kulit di Washington D.C., Amerika Serikat, menyarankan Anda untuk mengikuti satu urutan sederhana.

Urutan tersebut yakni membersihkan, mengobati, melembapkan, dan melindungi. Jadi, setelah Anda menggunakan sabun muka, toner, dan serum, langkah selanjutnya adalah melembapkan kulit wajah dengan moisturizer.

Ketika Anda bingung harus menggunakan moisturizer dulu atau sunscreen, ingatlah bahwa sunscreen adalah pelindung kulit. Mengacu urutan yang disarankan Dr. Isaac, sunscreen digunakan pada tahap terakhir dalam rutinitas skincare.

Perhatikan jenis sunscreen yang Anda gunakan. Bila Anda memakai sunscreen losion atau krim, tunggu hingga moisturizer menyerap seutuhnya ke dalam kulit. Mencampur keduanya malah akan mengurangi kemampuan sunscreen dalam menangkal sinar UV.

Sunscreen krim dan losion biasanya juga mengandung zinc oksida dan titanium oksida yang mengeringkan kulit. Jika Anda memakai moisturizer lebih dulu, kulit akan menjadi lebih lembap sehingga tidak terbentuk butir-butir yang menggumpal.

Kuncinya adalah menggunakan produk dengan tepat

Moisturizer sebelum sunscreen adalah urutan yang paling disarankan. Akan tetapi, ada juga orang-orang yang mungkin lebih nyaman menggunakan sunscreen atau produk lain dulu, baru diakhiri dengan moisturizer.

Hal ini sebenarnya tidak berdampak buruk bagi kulit. Hanya saja, Anda harus cermat memilih dan menggunakan moisturizer agar produk ini tidak melarutkan sunscreen dan mengurangi kemampuannya.

Kuncinya adalah menggunakan produk dalam jumlah dan cara yang tepat. Moisturizer ataupun sunscreen terlebih dulu, yang terpenting Anda mengoleskannya secara merata dan menunggunya terserap sebelum disusul dengan produk skincare lain.

Itulah tadi informasi mengenai Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar dan sekianlah artikel dari kami anaksgm.best, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anaksgm.best, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 5 Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama Agar Tetap Sehat, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama – Menjaga kehamilan sangat penting dilakukan untuk memastikan kondisi janin dan ibu tetap sehat. Kehamilan trimester pertama menjadi waktu yang cukup penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Anda harus selalu berhati-hati dalam melakukan kegiatan dan memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan si kecil dalam kandungan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kehamilan trimester pertama, beberapa di antaranya seperti berikut.

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama Agar Tetap Sehat

Menjaga kesehatan kehamilan menjadi upaya untuk mencegah gangguan yang dapat terjadi pada ibu ataupun bayi dalam kandungan. Berikut beberapa cara menjaga kehamilan trimester pertama.

Lihat juga : Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Air putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dianjurkan untuk banyak minum air putih untuk mencegah risiko dehidrasi. Begitupun pada ibu hamil, ibu harus memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kesehatan si kecil dalam kandungan.

Oleh karena itu, sebagai cara menjaga kehamilan tetap sehat anda harus mengonsumsi air putih yang cukup. Pada umumnya, ibu hamil harus minum air putih sekitar 8 hingga 10 gelas dalam setiap harinya. Tubuh ibu memerlukan cairan yang banyak untuk pertumbuhan, serta perkembangan si kecil di dalam kandungan. Selain itu, jika anda mengonsumi air putih yang cukup dapat mencegah berbagai masalah yang akan terjadi pada air ketuban. Jumlah air ketuban yang terlalu sedikit ataupun banyak akan berdampak untuk janin.

Mengonsumsi Makanan Sehat

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Ketika anda hamil, tentunya nutrisi dan gizi yang dibutuhkan lebih banyak untuk perkembangan si kecil di dalam kandungan. Terdapat beberapa kebutuhan nutrisi yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil yang berperan untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dalam kandungan, seperti kalsium, folat, zat besi dan serat.

  • Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut caranya yaitu dengan mengonsumsi makanan sehat seperti ikan salmon, daging tanpa lemak, telur, buah-buahan dengan kandungan vitamin C, sayuran hijau dan makanan berbahan dasar gandum.
  • Hindari konsumsi makanan yang tidak baik untuk kesehatan ataupun kehamilan anda.
  • Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai konsumsi makanan yang tepat saat usia kehamilan trimester pertama, anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter ataupun bidan anda. Tanyakan makanan yang baik dikonsumsi dan seharusnya dihindari guna menjaga kesehatan kandungan.

Istirahat yang Cukup

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Memenuhi kebutuhan istirahat sangat penting dilakukan saat usia kehamilan trimester pertama. Pada umumnya, keluhan yang dialami seperti mual akan dapat menyebabkan anda mengalami gangguan tidur. Istirahat yang terpenuhi akan membuat kehamilan menjadi lebih sehat. Selain itu, istirahat juga akan dapat membantu ibu dalam mengontrol emosi.

  • Diusia kehamilan trimester pertama waktu istirahat harus terpenuhi dengan baik sesuai kebutuhan. Anda juga bisa menambahkan istirahat saat siang ataupun sore hari.
  • Buat suasana tidur yang nyaman agar istirahat anda nyaman dan berkualitas. Misalkan memilih posisi yang tidur yang tepat, meredupkan lampu saat tidur malam, membuat suasana ruangan lebih sejuk dan lain sebagainya.
  • Anda juga dapat istirahat saat siang hari untuk membantu mengembalikan tenaga dan energi setelah beraktivitas.

Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Menerapkan gaya hidup sehat saat hamil akan membantu menjaga kesehatan ibu ataupun janin dalam kandungan. Yuk perhatikan beberapa hal berikut ini.

  • Mengonsumsi makanan yang tepat dan dianjurkan untuk ibu hamil.
  • Hindari konsumsi kafein dan alkohol.
  • Hindari juga paparan asap rokok.
  • Minum vitamin kehamilan sesuai resep dokter, dan lain sebagainya.

Baca juga : Tips Mengatasi Pusing Saat Hamil

Mengatasi Keluhan dengan Baik

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Saat hamil trimester pertama, banyak keluhan dan perubahan yang dapat dialami, baik perubahan bentuk tubuh ataupun nafsu makan. Keluhan yang anda alami harus diatasi dengan baik.

  • Di awal kehamilan, mual dan muntah umumnya akan dialami ibu hamil atau disebut morning sickness. Untuk membantu meredakan gejalanya anda bisa memanfaatkan rebusan air jahe. Selain itu, disarankan untuk makan sedikit demi sedikit dan perhatikan juga asupan makanan yang dikonsumsi.
  • Jika mual dan muntah yang dialami cukup parah, sebaiknya segera periksakan kondisi anda pada dokter.

Itulah tadi informasi mengenai 5 Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama Agar Tetap Sehat dan sekianlah artikel dari kami anaksgm.best, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website anaksgm.best, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tips Ampuh Atasi Flu dan Batuk saat Hamil, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Flu dan batuk mudah menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Menurut Cleveland Clinic, terjadi penurunan kekebalan tubuh pada ibu hamil. Hal ini terjadi agar sistem tubuh ibu tidak menolak janin yang sedang berkembang. Oleh karena itu, ibu hamil mudah terkena infeksi virus maupun bakteri, termasuk flu dan batuk.

Lalu kalau sudah mengalami flu dan batuk, bagaimana cara mengatasinya ?

Nah Kehamilan Sehat punya beberapa tips ampuh melawan flu dan batuk spesial untuk Bunda, diantaranya :

  1. Istirahat yang cukup

Kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Hal ini yang membuat tubuh rentan terkena virus dan menyebabkan flu batuk. Oleh karena itu, Bunda dianjurkan untuk istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk meningkatkan kembali kekebalan tubuh Bunda. Selain itu, dengan istirahat, Bunda memberikan waktu kepada tubuh untuk menormalkan kondisi yang sebelumnya melemah.

  1. Konsumsi banyak cairan

Cukupi kebutuhan cairan tubuh Bunda dengan minum air mineral, jus buah, atau minuman yang menyehatkan lainnya. Usahakan minuman yang alami ya Bun, bukan kemasan.

  1. Penuhi asupan gizi seimbang

Jika gejala flu dan batuk yang Bunda alami membuat Bunda tidak ingin makan, maka sebaiknya Bunda tetap harus makan meskipun porsinya sedikit tapi sering. Makanlah makanan yang sehat dengan memenuhi prinsip gizi seimbang, serta terjamin kebersihannya.

  1. Melakukan olahraga secara rutin

Olahraga juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Bunda dan mencegah tubuh mengalami infeksi virus. Bunda dapat melakukan olahraga ringan seperti berenang, jalan kaki pagi dan sore, senam hamil atau yoga.

  1. Mandi dengan air hangat.

Jika batuk dan flu menyerang bahkan mengakibatkan dada sesak, mandi dengan air hangat dapat membantu. Uap air hangat tsb dapat membantu melegakan sesak napas yang Bunda alami.

  1. Mengonsumsi makanan dan minuman hangat

Untuk meredakan sakit atau gatal tenggorokkan, Bunda dapat mengonsumsi makanan atau minuman yang hangat, seperti makan sup atau minum teh hangat. Hal ini dapat merangsang produksi lendir dan air liur, sehingga dapat melegakan tenggorokan dan hidung yang tersumbat.

  1. Letakan aroma terapi di kamar tidur

Untuk melegakan tenggorokan dan hidung yang tersumbat serta jika mengalami sesak napas, Bunda bisa meletakan aroma terapi di dekat tempat tidur atau di sudut kamar.

Bagaimana cara mencegah flu dan batuk ?

Beberapa perilaku hidup sehat berikut dapat membantu Bunda menguatkan sistem kekebalan tubuh serta menjauhkan penyakit selama hamil, yaitu :

  • Lakukan vaksinasi ketika hamil untuk mencegah infeksi akibat virus dan bakteri.
  • Terapkan perilaku bersih dalam kehidupan sehari-hari
  • Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah makan
  • Istirahat yang cukup
  • Menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi
  • Hindari berdekatan dengan orang yang terkena batuk dan pilek agar tidak tertular
  • Jika memang diharuskan bertemu dengan orang yang sedang sakit, gunakan masker agar tidak tertular

Sekian informasi dari Kehamilan Sehat, kalau flu dan batuk tidak berangsur pulih dalam beberapa waktu kedepan, sebaiknya Bunda periksakan diri ke dokter agar mendapatkan pengobatan dan penanganan yang tepat. Semoga infonya bermanfaat ya Bun, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Itulah tadi informasi mengenai Tips Ampuh Atasi Flu dan Batuk saat Hamil dan sekianlah artikel dari kami anaksgm.best, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.